Friday, 6 April 2012

Opini | Pendar Budaya #1


Kebudayaan Daerah atau Kebudayaan Nasional?

 Oleh: Dira Rahimsyah*

“Seperti apa kebudayaan nasional di Indonesia?” tanya seorang mahasiswa Bahasa Indonesia Penutur Asing (BIPA)

Memang, banyak sekali kebudayaan yang berkembang di Indonesia.  Meskipun begitu, kita meyakini anggapan yang mengatakan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia adalah sama. Perbedaan ini berawal dari bercampurnya imigran dari Asia yang telah lama menetap di Indonesia dengan penduduk asli. Proses kontak sosial yang terjadi menyebabkan akulturasi kebudayaan. Karena mereka hidup di tempat-tempat yang saling berjauhan, dengan lingkungan hidup mereka yang berbeda-beda, dan tidak adanya komunikasi antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lainnya, serta pengaruh budaya luar berbeda-beda menjadi faktor-faktor keragaman budaya kita. Dari sekian banyaknya kebudayaan yang berkembang di Indonesia, pertanyaan mengelitik tadi kembali muncul, kebudayaan nasional itu seperti apa?
Pertanyaan tadi menjadi menarik karena dituturkan oleh mahasiswa asing yang justru tertarik dengan keragaman budaya kita.
Dalam posisi tersebut, jawaban kita mungkin tak jauh dengan menyebutkan kebudayaan asal kota masing-masing. Kita akan menjelaskan kebudayaan kota asal kita lebih dulu sebelum menjelaskan suku bangsa lain yang tidak kita pahami secara mendalam. Lalu, ketika mahasiswa asing tersebut bertanya bagaimana dengan dengan candi, rumah gadang, koteka, ondel-ondel, apa itu semua juga termasuk kebudayaan nasional, bagaimana seharusnya sikap kita?
Ya, semua itu juga termasuk ke dalam kebudayaan nasional. Menurut saya, kebudayaan nasional hadir ketika kita dihadapkan dengan kebudayaan nasional negara lain. Kecenderungan untuk menampilkan kebudayaan kita muncul ketika kita berhadapan dengan orang asing. Seperti kita yang mengubah sudut pandang tentang kebudayaan rumah kita, yang semula dianggap biasa menjadi istimewa jika ditunjukan di depan tetangga.
           Ketika dihadapkan dengan kebudayaan negara lain, maka mau tidak mau kita pasti akan mengangkat kebudayaan tempat kita berasal juga sebagai kebudayaan nasional. Namun, sejauh apa kita bisa menjelaskan kebudayaan-kebudayaan lainnya di Indonesia, itu memang tergantung dari seberapa besar pengetahuan kita tentang kebudayaan-kebudayaan lainnya di Indonesia.
 
 
 
________ *
Dira Rahimsyah
Japanese Study Program 2009
Faculty of Humanities | University of Indonesia


No comments:

Post a Comment